Petani Selokbesuki Resah, Area Persawahan Terdampak Hujan Lebat
- Jan 09, 2025
- FIRDA
- LINGKUNGAN HIDUP
KIM SELOKBESUKI METRO– Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Selokbesuki dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan bagi para petani. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sebagian besar area persawahan di desa tersebut tergenang air, sehingga berpotensi merusak tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Seorang petani setempat, Pak Munif, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi ini. “Sawah kami sudah tergenang sejak kemarin. Kalau hujan terus-menerus, dikhawatirkan padi yang baru saja ditanam akan busuk,” ujarnya dengan raut wajah cemas pada kamis (09/1/2025).
Ia menambahkan bahwa cuaca ekstrem ini juga menyulitkan petani untuk melakukan perawatan tanaman, seperti pemupukan dan pengendalian hama. Apabila tanaman benar-benar rusak, maka juga berpengaruh pada harga gabah, yang semula Rp. 6000 ke atas, menjadi Rp. 5000 ke bawah.
Selain itu, hujan lebat juga memicu kekhawatiran tentang potensi gagal panen, yang akan berdampak langsung pada pendapatan para petani. Mereka berharap pemerintah desa dan instansi terkait dapat segera turun tangan untuk membantu mengatasi situasi ini.
Para petani kini hanya bisa berharap agar cuaca segera membaik dan langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Mereka juga meminta adanya perbaikan sistem irigasi di masa mendatang untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Sawah ini adalah sumber penghidupan kami. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pertanian di desa ini,” pungkas Pak Munif.